Surat Dari Hawa


Tak ada kata yang bisa mendeskripsikan satu kata spesifik dari seorang makhluk yang diciptakan Tuhan dari tulang rusuk Adam. Umumnya kita kenal dengan nama "Wanita".

Wanita... tak akan ada habisnya mendeskripsikanmu dalam sebait sajak saja karena peranmu begitu banyak dan besar. Kau keindahan permata dunia yang tak terbeli oleh harta yang ada di bumi Allah, kau hanya bisa dimiliki dengan segenggam hati yang tulus untuk menyanyangi dan menerimamu apa adanya.

Kau bisa menjadi bidadari dunia bagi suami dan buah hatimu. Kasih sayang dan penuh kelembutan ialah ciri sikapmu kala mengasihi orang-orang yang kau sayangi. Bukan berarti lantas itu membuatmu menjadi seseorang yang lemah. Kau kuat tak kalah seperti kaum lelaki kau bisa jadi kuat tak pantang mundur jika ada yang mengancammu.

Wanita... tahukan jika kau begitu istimewa. Rasulullah sampai mengutamakan namamu sebanyak tiga kali sebutan sebelum lelaki. Ialah ibu, ibu dan ibu kemudian ayah. Begitupula Surga putra putrimu ada di telapak kakimu ibu.

Hai Adam, lemah lembutlah kepada wanitamu namun jangan terlalu lembut hingga ia lupa bagaimana menjadi kuat, tegurlah ia jika melalaikan kewajibannya tetapi jangan dengan kekerasan yang melukainya. Bersabarlah menghadapi wanitamu, sayangilah ia dengan membimbingnya dalam kebaikan, penuh keikhlasan. Jadikan ia sebaik-baik perhiasanmu yang terjaga. Semoga ia bisa menjadi jembatan untukmu menuju SurgaNya.

By : Rizkadpras

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kesalahan Berbahasa Pada Spanduk, Poster Himbauan dan Papan Nama Toko di Kota Bandung