Edisi PUISI Rizka


Bismillahirrohmanirrohiim
Disini Ana mau bagi-bagi tulisan Puisi karya ana sendiri nih gaiis hehe. Meskipun sederhana dan tidak bermakna mendalam sedalam sumur hehe tapi semoga betah ya nyimaknya. Salam Sastra Indonesian :D
First...

Merindu Rembulan Berucap Hilal
Lembut cahaya malam meniti tasbih dalam penantian
Bias Syahdunya menyentuh nurani merindu jua
Berjuta bintang lantunkan kerlip rasa menunggu masa
            Merindu rangkulan penuh kasih Rabb-ku
            Dalam hangat kebersamaan tak biasa
Merindu malam seribu Kemulyaan
            Dalam kentalnya rasa manis penghambaan
Mungkinkah ku jemput engkau kembali;
Dengan fitrah hidup jiwa raga ?
Semoga...
(Ikut serta dalam Lomba Puisi 2013 tema “Merindu Ramadhan” redaksi Meta Kata. Alhamdulillah masuk peringkat 9 dari 300an lebih peserta)

And NEXT =>

Aku Ingin Mencintaimu
Bertuturlah Suratan berucap suatu Anugrah
Seelok senja tergoreskan lembayung
Sekeping hati terpaut borealis
Estetika tersirat melahirkan seni
            Kutancapkan hati penuh keyakinan
            Namun tersadarlah diri
            Akan hati yang tak sekata merangkai pararel realita
            Hingga kelopak nurani menitikkan embun
            Tanda realita memporandakan naluri percaya
Berucaplah lirih nurani : Sungguh aku ingin mencintaimu !
Seperti awan yang beriringan dengan langit
Aku ingin menjadi pelangimu yang indah, auroramu yang mengagumkan
Walau aku tidaklah seelok pelitamu
            Kumandangkanlah wahai cinta kata hati yang kunanti
            Walau seperti akar tertanam yang tumbuhkan kebaikan
            Biarkan detik jarum yang berkata
            Tentang rusuk yang bersua dengan pemiliknya
            Hingga takdir menerima diri yang apa adanya
            Dengan cinta yang sederhana

( Puisi diatas merupakan Puisi yg pertama kali ana dan diikut sertakan Lomba menulis Puisi UCAP “Ungkapan Cinta Ala Penyair” Bag. 2 dan meskipun ga juara lumayan bisa masuk nominasi 111 Naskah terpilih yg dibukukan dari tiga ratus lebihan peserta juga )

Ana memang bukan anak sastra, Penyair atau Pujangga yang lihai memilah dan memainkan kata, cuma sekedar ingin menyuarakan hati dan pikiran lewat kata-kata aja sih sebenernya mah terus iseng aja dikirimin kan lumayan daripada terbengkalai tak terbaca dan terapresiasi. Segitu juga udah uyuhan :’D

Lakukan apa yang ingin kamu lakukan selama itu ngga salah ya gaiiss... Semangaat ;)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kesalahan Berbahasa Pada Spanduk, Poster Himbauan dan Papan Nama Toko di Kota Bandung